Masjid Muhajirin Dipadati Jamaah Safari Jumat Lazismu

SAFARI JUMAT. Jamaah menyimak materi kajian yang disampaikan oleh Penasihat PDM Kota Magelang KH Sholichin, S.Ag., dalam rangkaian kegiatan Safari Jumat Lazismu Kota Magelang di Masjid Muhajirin, Kramat Utara, Kota Magelang, Jumat (25/9/2026).

MAGELANG – Masjid Muhajirin, Kramat Utara, Magelang Utara, Kota Magelang, dipadati jamaah saat Safari Jumat Lazismu, Jumat (25/9/2026). Sedikitnya 140 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, digelar Lazismu Kota Magelang bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kramat Utara. Selain pemeriksaan kesehatan, jamaah juga mendapatkan pembagian sembako.

Manajer Lazismu Kota Magelang Fury Fariansyah mengatakan, Safari Jumat menyasar PRM dan PRA se-Kota Magelang. Kegiatan dilaksanakan setiap minggu kedua dan keempat dengan bergiliran mendatangi ranting-ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menggerakkan Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat ranting sebagai wujud dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan,” kata Fury.

Menurut dia, pengobatan gratis, pembagian sembako maupun telur, serta kajian kerohanian menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Lazismu ingin memperluas dakwah sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung.

Fury menegaskan, dakwah Muhammadiyah tidak ingin hanya terkesan berlangsung di atas mimbar. Kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat juga diwujudkan melalui Lazismu, Poliklinik Muhammadiyah sebagai amal usaha, serta keterlibatan langsung PRM dan PRA.

Antusiasme masyarakat Kramat Utara di Masjid Muhajirin, menurut Fury, menunjukkan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Target awal pemeriksaan kesehatan sebanyak 70 orang, namun jumlah jamaah yang datang mencapai sekitar 140 orang. “Saya katakan kegiatan itu sukses,” ujarnya.

Setelah layanan kesehatan dan pembagian sembako, jamaah mengikuti kajian kerohanian di dalam Masjid Muhajirin. Penasihat PDM Kota Magelang KH Sholichin, S.Ag, dalam kajiannya mengajak jamaah menyadari banyaknya nikmat Allah SWT yang sering luput disyukuri.

Menurut Sholichin, nikmat Allah tidak akan mampu dihitung meskipun manusia menggunakan kalkulator atau komputer. Salah satu nikmat yang sering dianggap biasa adalah kesehatan. Manusia biasanya baru merasakan nilainya ketika sakit dan aktivitas sehari-hari mulai terganggu.

Namun, di atas nikmat kesehatan terdapat nikmat yang lebih tinggi, yakni iman dan Islam. Iman menjadi dasar seseorang dalam beribadah sekaligus menjalani kehidupan. Dari iman tersebut tumbuh kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Sholichin juga mengingatkan agar kecintaan kepada Allah diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama. Hal sederhana seperti mengucapkan salam, memberi perhatian kepada tetangga, hingga membantu orang yang membutuhkan merupakan bentuk kebaikan yang tidak boleh diremehkan.

“Yang dicari sebenarnya bukan sekadar pahala. Yang dicari adalah ridha Allah,” pesan Sholichin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *